• Entah kenapa tiba-tiba aku ada di situ.
  • Aku belum pernah merasakan pantai seindah ini.
  • Coba tunjuk siapa yang paling cakep?.
  • Kenangan yang takkan pernah terlupakan.

Selasa, 17 Mei 2011

Kalam

dalam istilah NAHWU ada yang istilah KALAM

KALAM ialah Lafadh yang Tersusun yang Memberikan Pengertian yang Diutarakan Dengan Sengaja

catatan:

  1. Lafadh itu ialah suara yang mengandung salah satu huruf hijaiyah (ا, ب, ت dst) apakah suara genderang, isyarat dan tulisan bisa di sebut lafadh? oooo tidak bisa...ndak bisa itu...kalo genderang memang suara tapi kan ga terdiri dari huruf hijaiyah, kalo isyarat dan tulisan bisa saja terdiri dari huruf hijaiyah tapi kan bukan suara...jadi ya....tidak bisa..ndak bisa itu..hehehehehehe...lanjuuuuuttttttt
  2. terus yang di masksud tersusun diatas ya pastilah yang namanya tersusun itu terdiri dari 2 kalimat atau lebih, kalo cuman 1 mana mungkin bisa di sebut tersusun
  3. yang di sebut memberikan pengertian diatas ialah memberikan pengertian baik dalam benak pembicara atau pendengar, ya misalnya kita bicara pada seseorang, maka seseorang tersebut ga bingung dengan apa yang kita bicarakan
  4. terus yang dimaksud dengan "diutarakan dengan sengaja" ya waktu ngomong yang ngomong itu sedang sadar, bukan sedang tidur (mengigau) atau lagi ayanen, atau lagi gendeng

contoh: زيد قائم (si zaid berdiri) mari kita nilai: contoh tersebut udah terdiri dari lafadh (ز, ي, د dst) udah tersusun dan juga memberikan pengertian, pengertian apa? ya itu...zaid itu berdiri...zaid nya ga duduk, capek dari tadi duduk melulu...terus yang ngasih tau kalo zaid berdiri orgnya ga sedang tidur, juga ga sedang gila....maka dengan demikian contoh tersebut adalah "KALAM"

catatan: untuk kritik & saran juga berbagai bantuan perbaikan teori di atas harap komentar di bawah ini...terima kasih

sumber: kitab nahwu "Muhtashor Jiddan"

Tidak ada komentar:

longornya aku